Menggapai Surga Bersama Anak Yatim
Bismillahhirrohmannirrohim
Semoga
Allah senantiasa memasukan kita semua kedalam JannahNya bersama Rasullullah
SAW beserta Anak Yatim yang kita cintai
.
“Tidak
sekali-kali, bahkan kamu tidak memuliakan anak yatim.” (QS Al Fajr, 89:17)
Teguran
Allah tersebut tertuju kepada orang-orang yang bersikap individualistis dan
tidak peduli terhadap kebutuhan orang lain khususnya anak yatim
Anak-anak yatim merupakan salah satu pos untukkepedulian dan kebaikan yang diperintahkan oleh Allah Swt. Ibnu Katsir memahami
ayat ini sebagai perintah dari Allah Swt. untuk memuliakan anak yatim walaupun
pernyataan firman-Nya sendiri dengan kalimat negasi dan pengingkaran. (tafsir
Ibnu Katsir: 4/473).
Tahukan
kalian dengan merawat Anak Yatim Rasulullah shallahu
'alaihi wa sallam bersabda,"Saya dan perawat anak yatim di surga
seperti ini"
Berbuat baik kepada anak-anak yatim merupakan salah saru sebab
menggapai surga yang tertinggi, di dalam As-Shahihain dari Sahl bin Sa'd rodhiyallahu
'anhu, Rasulullah shallahu 'alaihi wa sallam bersabda,"Saya
dan perawat anak yatim di surga seperti ini" (Beliau mengisyaratkan dengan
jari telunjuk dan jari tengah kemudian meregangkannya)
An-Nawawy rohimahullah menjelaskan,"perawat anak yatim: yang mengurusi keperluan-keperluannya".
Dalam penjelasannya Ibnu Baththol rohimahullah mengatakan,"Sudah semestinya bagi siapa saja yang mendengarkan hadits ini untuk mengamalkannya, agar menjadi pendamping nabi di surga, dan tidak ada kedudukan yang lebih baik dari itu".
An-Nawawy rohimahullah menjelaskan,"perawat anak yatim: yang mengurusi keperluan-keperluannya".
Dalam penjelasannya Ibnu Baththol rohimahullah mengatakan,"Sudah semestinya bagi siapa saja yang mendengarkan hadits ini untuk mengamalkannya, agar menjadi pendamping nabi di surga, dan tidak ada kedudukan yang lebih baik dari itu".
Diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Abu Huroiroh rodhiyallahu
'anhu beliau berkata, Rasulullah bersabda,"Perawat anak yatim
miliknya atau orang lain, saya dan dia seperti ini di surga".
An-Nawawi rohimahullah menjelaskan,"anak yatim miliknya atau orang lain maksudnya : kerabatnya ataupun bukan siapa-siapanya, kerabat dengan arti yang merawatnya (si anak yatim) adalah seperti ibunya, kakeknya, saudaranya,atau selain mereka yang masih termasuk karib kerabatnya, wallahu a'lam".
An-Nawawi rohimahullah menjelaskan,"anak yatim miliknya atau orang lain maksudnya : kerabatnya ataupun bukan siapa-siapanya, kerabat dengan arti yang merawatnya (si anak yatim) adalah seperti ibunya, kakeknya, saudaranya,atau selain mereka yang masih termasuk karib kerabatnya, wallahu a'lam".
Sungguh
mulia balasan bagi pengasuh anak yatim. Rasulullah Saw. bersabda;
“sebaik-baik rumah kaum muslimin adalah rumah yang di dalamnya ada anak yatim
dan diasuh dengan baik. Dan seburuk-buruk rumah kaum muslimin adalah rumah yang
di dalamnya ada anak yatim, namun diasuh dengan buruk. Kemudian beliau menunjukkan
dengan jari tengah dan telunjuknya sambil bersabda; “aku dan pengasuh anak
yatim seperti ini di surga”. (HR. Abu Daud)
Dalam riwayat yang lain disebutkan ''Bila engkau ingin
agar hati menjadi lembut dan damai dan Anda mencapai keinginanmu, sayangilah anak
yatim, usaplah kepalanya, dan berilah dia makanan seperti yang engkau makan.
Bila itu engkau lakukan, hatimu akan tenang serta lembut dan keinginanmu akan
tercapai. (HR Thabrani).
Dan
Betapa perhatian Nabi s.a.w. sangat besar sekali terhadap yatim piatu. Beliau
prihatin, melindungi, dan menjamin keperluan hidup mereka, dan selalu
dipesankan dan dianjurkan kepada umatnya dalam tiap keadaan. "Aku dan
pemelihara anak yatim, akan berada di surga kelak", sambil
mengisyaratkan dan mensejajarkan kedua jari tengah dan telunjuknya. (H.R.
Bukhari) Dalam hadis yang lain baginda s.a.w. bersabda "Sebaik-baik
rumah tangga muslim ialah yang di dalamnya ada anak yatim yang dilayani dengan
baik" (H.R. Ibnu Majah)
Dan tahukan
kalian ada Banyak sekali ayat-ayat Al-qur’an dan
hadits-hadits Nabi saw yang menerangkan tentang berbuat baik dan memuliakan
anak yatim. Diantaranya:
“Dan berbuat baiklah kepada ibu bapak dan kaum kerabat
serta anak-anak yatim dan orang-orang miskin.” (QS Al Baqoroh,2:83)
“Dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabat,
anak-anak yatim dan orang-orang miskin.” (Al Baqoroh,2:177)
“Katakanlah, “Apa saja harta benda (yang halal) yang
kamu infakkan, maka berikanlah kepada ibu bapak, kaum kerabat dan anak-anak
yatim.” (QS Al Baqoroh,2:215)
“Dan mereka bertanya kepadamu mengenai anak-anak yatim.
Katakanlah, “Memperbaiki keadaan anak-anak yatim itu amat baik bagimu.” (QS
Al Baqoroh,2:220
“Dan hendaklah kamu berbuat baik kepada ibu bapakmu dan kaum
kerabat dan anak-anak yatim.” (QS An Nisaa,4:127)
Demikianlah uraian di atas mengenai penjealsan Menggapai surga bersama dengan
Anak Yatim . "Sebaik-baik rumah
tangga muslim ialah yang di dalamnya ada anak yatim yang dilayani dengan baik"
(H.R. Ibnu Majah) Semoga Allah senantiasa memberikan Rahmat serta RidhaNya
kepada kita yang senantiasa senang membantu serta menyantuni Anak Yatim .
Komentar
Posting Komentar